Payadara Kecil ASI nya Dikit?

Payadara Kecil ASI nya Dikit?


Payadara Kecil ASI nya Dikit?

Banyak yang berpikir bahwa payudara kecil dapat meminimalisir jumlah ASI. Bunda tidak butuh khawatir, payudara kecil tidak bakal memengaruhi tidak sedikit atau tidaknya jumlah ASI yang keluar. Simak penjelasannya dan teknik meningkatkan buatan ASI yang tepat.

Calon ibu yang sedang berisi guna kesatu kalinya barangkali pernah memikirkan apakah ASI bakal cepat terbit dan mengalir deras sesudah melahirkan. Bagi ibu dengan payudara kecil, kekhawatiran mungkin meningkat dengan adanya pertanyaan apakah ukuran payudara tersebut menciptakan produksi ASI jadi sedikit. Untungnya, urusan itu tidak benar.

ASI dan Payudara Kecil

Ukuran payudara kecil atau besar tidak terdapat sangkut-pautnya dengan jumlah ASI yang terbit setelah ibu melahirkan. Mengapa? Ukuran payudara perempuan ditentukan oleh hal genetik, berat badan, dan jumlah jaringan lemak di payudara. Dan lemak ini tidak terdapat hubungannya sama sekali dengan kuantitas ASI.

Jumlah ASI yang diproduksi bakal ditentukan oleh berapa tidak sedikit bayi menyusu. Semakin tidak jarang bayi menyusu, semakin tidak sedikit pula ASI yang dikeluarkan oleh payudara ibu.

Ketika berisi, hormon-hormon kehamilan menciptakan saluran ASI menjadi bertambah tidak sedikit dan membesar. Hormon itu pula yang memicu kelenjar susu di payudara untuk menerbitkan ASI dan membawanya ke drainase ASI yang sedang di bawah puting dan areola (daerah gelap di dekat puting). Saluran ASI bakal berkembang sepenuhnya pada trimester kedua kehamilan.

Dan tahukah Bunda andai payudara bakal membesar dan menjadi lebih berat sekitar kehamilan? Bentuk payudara yang semakin besar tersebut akan tampak seiring dengan semakin dekatnya masa-masa persalinan. Jika pada ketika ini payudara tetap tampak kecil, jangan berduka hati. Bunda dapat tetap menyusui Si Kecil, sama laksana ibu lainnya.

Namun, andai payudara tidak membesar sekitar kehamilan, serta tetap terasa lembut sesudah melahirkan, tersebut mungkin diakibatkan oleh tidak lumayan banyaknya kelenjar susu penghasil ASI di payudara. Jika demikian, Bunda dapat mengunjungi dokter guna meminta saran dan penyelesaian guna menambah produksi ASI.
Yang Memengaruhi Produksi ASI

Banyak hal yang memengaruhi jumlah buatan ASI sekitar ibu menyusui. Mulai dari kelahiran prematur, ibu yang obesitas, ibu mempunyai tekanan darah tinggi sekitar hamil, merokok, stres, gangguan hormonal, sampai mengonsumsi obat-obatan tertentu. Pernah menjalani operasi payudara, khususnya operasi pengecilan payudara, juga dapat menjadi penentu seberapa tidak sedikit ASI yang akan terbit nantinya.

Jumlah buatan ASI dapat Bunda tingkatkan dengan melakukan sekian banyak  hal berikut:

  •     Menyusui segera sesudah melahirkan.
  •     Sering menyusui, 8-12 kali sehari pada minggu-minggu kesatu sesudah melahirkan.
  •     Lakukan pelekatan menyusui yang benar.
  •     Lakukan konsultasi laktasi.
  •     Hindari mengisap rokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.
  •     Istirahat yang cukup.
  •     Kelola stres.
  •     Minum tidak sedikit air.
  •     Cukupi asupan Ibu menyusui membutuhkan tambahan kalori sejumlah 300 sampai 500 kalori per hari.
  •     Memijat payudara.
    Produksi ASI diperkirakan dapat meningkat jika mengonsumsi biji fenugreek, adas, bawang putih, sayuran berdaun hijau, jintan, labu, kacang lentil, silymarin, kacang-kacangan, dan oat. Tetapi, sebelum memakai obat-obatan herba tersebut, lebih baik diskusikan terlebih dahulu dengan

Meski mempunyai payudara kecil, Bunda pun dapat menyusui Si Kecil dengan normal. Namun, andai ada keluhan atau masalah sekitar menyusui, berkonsultasilah dengan dokter guna mendapatkan penyelesaian dan saran.                       
Share This :
Jika Ada Saran, Masukan, Kritikan Jangan Sungkan Berkomentar atau Hubungi Kami Di Halaman Contact Us

Terima Kasih Sudah Berkunjung :)